Pada suatu
hari ada sekeluarga yang ingin pergi ke daerah Bandung. Mobil yang dikendarai keluarga
itu terdiri dari Ayah, Ibu dan anaknya yang masih berumur sekitar 8 tahun melaju
sangat cepat. Saat itu jam menunjukan
pukul 21.00 WIB. Pemandangan indah berubah menjadi menyeramkan saat melewati jalanan pada malam hari.
Anak itu ternyata sedang kebelet
pipis. Ia berusaha menahan tetapi sudah diujung tanduk.
“Papa aku mau pipis dulu.” Kata anak
itu
“Ditahan dulu. Nanti aja pas didepan
pintu tol. Liat itu, disini kan gelap engga mungkinlah.” Kata Bapak
“Udah engga bisa pa, ini kebelet
banget. Emangnya mau kalau aku ngompol dimobil? Ga seru kan.” Kata anak itu
“Ya udah.” Kata bapak itu
Akhirnya mobil yang dikendarai
keluarga itu berhenti. Turunlah anak itu bersama dengan ibunya.
“Nak jangan jauh-jauh ya.” Kata ibu
itu
“Iya mah, deket kok.” Kata anak itu
Tapi jarak anak itu semakin jauh
dari mobil.
“Dibilangin jangan jauh-jauh! Didepan
mobil aja kan bisa.” Kata ibu itu
“Sabarlah mah, adekkan lagi pipis.” Sahut
anak itu
Tak lama kemudian anak itu selesai
pipis dan kembali menuju mobil. Anak itu duduk dibelakang sendiri.
Beberapa jam kemudian mereka sampai
di Bandung. Mereka semua melakukan aktivitas seperti orang pada umumnya.
Lama-lama sang orang tua merasa ada yang aneh pada anaknya. Biasanya sang anak
sangat cerewet, tetapi mendadak menjadi pendiam. Wajahnya juga terlihat pucat dibanding
sebelumnya.
Akhirnya mereka memutuskan untuk
pulang. Rencana yang semula 3 hari tetapi hanya terlaksana 2 hari saja. Saat dalam
perjalanan pulang jam menunujukan pukul 21.00 WIB , anak itu kebelet pipis
lagi.
“Pah turun dulu ya. Adek kebelet
pipis lagi.” Kata anak itu
“Aduh dek, waktu berangkat kebelet
pipis. Sekarang juga kelebet pipis lagi. Ya sudah turun disini aja lah dari pada ngompol.” Kata bapak itu
Mobil yang dikendarai tepat berhenti
dijalan/Kilometer yang sama seperti kemaren. Hanya saja berada dijalur yang
berbeda. Hal aneh mulai terjadi. Anak itu tak kunjung kembali ke mobil lagi. Setelah ditunggu beberapa jam
kemudian anak itu juga tak kunjung kembali. Orangtuanya lantas panik dan lalu
menelfon petugas tol.
“Halo, selamat malam. Pak, kami sedang
kehilangan anak didaerah Tol Cipularang ini.” Kata bapak itu
“Apakah ciri-ciri dari anak bapak matanya
sedikit sipit, hidungnya pesek…..” tanya petugas
“Iya benar. Kok bapak bisa tau?”
tanya balik bapak itu.
“Oh anak bapak sudah berada di Pos
kami. Silahkan bapak menyusul kesini.” Jawab petugas
Bapak dan Ibu anak itu lalu pergi
menuju Pos. Perasaan senang, aneh bercampur jengkel menyelimuti mereka.
Beberapa saat kemudian mereka telah
sampai didepan Pos. ibunya lalu memeluk anak itu dengan erat.
“Kamu kemana aja sih dari tadi engga
ada malah menghilang tanpa jejak begitu.” Kata Ibu itu
“Lah kan yang ninggalin aku
sendirian dipinggir jalankan Papa sama Mama. Aku udah teriak
sekenceng-kencengnya tetapi malah engga denger.” Kata anak itu
“Anak bapak dan ibu sudah berada
disini sejak 2 hari yang lalu. Tepatnya saat
Jum’at malam.” Kata petugas
“Apaaa? Sudah 2 hari disini?????”
tanya mereka terheran-heran dengan kejadian ini
Seketika tubuh Bapak dan Ibu tadi
lemas bagai tak punya tenaga. Saat perjalanan ke Bandung ternyata anak itu
hanya pipis disebelah kiri mobil didekat pintu belakang. Tetapi Bapak dan Ibu
itu melihat anaknya berjalan menjauhi mobil. Tak beberapa lama mobil itu melaju
dengan kencang. Sang anak ditinggalkan begitu saja dan berteriak-teriak sambil
menangis. Rencana indah liburan anak itu kandas seketika. Lalu siapakah yang
ikut ke Bandung bersama Bapak dan Ibu saat itu????
Selesai…….
Kalau mau COPAS ijin dulu oke :)
Kalau mau COPAS ijin dulu oke :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar