Jumat, 02 November 2012

Kisah nyata di Tol Cipularang



            Pada suatu hari ada sekeluarga yang ingin pergi ke daerah Bandung. Mobil yang dikendarai keluarga itu terdiri dari Ayah, Ibu dan anaknya yang masih berumur sekitar 8 tahun melaju  sangat cepat. Saat itu jam menunjukan pukul 21.00 WIB. Pemandangan indah berubah menjadi menyeramkan saat melewati  jalanan pada malam hari.
            Anak itu ternyata sedang kebelet pipis. Ia berusaha menahan tetapi sudah diujung tanduk.
            “Papa aku mau pipis dulu.” Kata anak itu
            “Ditahan dulu. Nanti aja pas didepan pintu tol. Liat itu, disini kan gelap engga mungkinlah.” Kata Bapak
            “Udah engga bisa pa, ini kebelet banget. Emangnya mau kalau aku ngompol dimobil? Ga seru kan.” Kata anak itu
            “Ya udah.” Kata bapak itu
            Akhirnya mobil yang dikendarai keluarga itu berhenti. Turunlah anak itu bersama dengan ibunya.
            “Nak jangan jauh-jauh ya.” Kata ibu itu
            “Iya mah, deket kok.” Kata anak itu
            Tapi jarak anak itu semakin jauh dari mobil.
            “Dibilangin jangan jauh-jauh! Didepan mobil aja kan bisa.” Kata ibu itu
            “Sabarlah mah, adekkan lagi pipis.” Sahut anak itu
            Tak lama kemudian anak itu selesai pipis dan kembali menuju mobil. Anak itu duduk dibelakang sendiri.
            Beberapa jam kemudian mereka sampai di Bandung. Mereka semua melakukan aktivitas seperti orang pada umumnya. Lama-lama sang orang tua merasa ada yang aneh pada anaknya. Biasanya sang anak sangat cerewet, tetapi mendadak menjadi pendiam. Wajahnya juga terlihat pucat dibanding sebelumnya.
            Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang. Rencana yang semula 3 hari tetapi hanya terlaksana 2 hari saja. Saat dalam perjalanan pulang jam menunujukan pukul 21.00 WIB , anak itu kebelet pipis lagi.
            “Pah turun dulu ya. Adek kebelet pipis lagi.” Kata anak itu
            “Aduh dek, waktu berangkat kebelet pipis. Sekarang juga kelebet pipis lagi. Ya sudah turun disini aja lah dari pada ngompol.” Kata bapak itu
            Mobil yang dikendarai tepat berhenti dijalan/Kilometer yang sama seperti kemaren. Hanya saja berada dijalur yang berbeda. Hal aneh mulai terjadi. Anak itu tak kunjung kembali  ke mobil lagi. Setelah ditunggu beberapa jam kemudian anak itu juga tak kunjung kembali. Orangtuanya lantas panik dan lalu menelfon petugas tol.
            “Halo, selamat malam. Pak, kami sedang kehilangan anak didaerah Tol Cipularang ini.” Kata bapak itu
            “Apakah ciri-ciri dari anak bapak matanya sedikit sipit, hidungnya pesek…..” tanya petugas
            “Iya benar. Kok bapak bisa tau?” tanya balik bapak itu.
            “Oh anak bapak sudah berada di Pos kami. Silahkan bapak menyusul kesini.” Jawab petugas
            Bapak dan Ibu anak itu lalu pergi menuju Pos. Perasaan senang, aneh  bercampur jengkel menyelimuti  mereka.
            Beberapa saat kemudian mereka telah sampai didepan Pos. ibunya lalu memeluk anak itu dengan erat.
            “Kamu kemana aja sih dari tadi engga ada malah menghilang tanpa jejak begitu.” Kata Ibu itu
            “Lah kan yang ninggalin aku sendirian dipinggir jalankan Papa sama Mama. Aku udah teriak sekenceng-kencengnya tetapi malah engga denger.” Kata anak itu
            “Anak bapak dan ibu sudah berada disini sejak 2 hari yang  lalu. Tepatnya saat Jum’at malam.” Kata petugas
            “Apaaa? Sudah 2 hari disini?????” tanya mereka terheran-heran dengan kejadian ini
            Seketika tubuh Bapak dan Ibu tadi lemas bagai tak punya tenaga. Saat perjalanan ke Bandung ternyata anak itu hanya pipis disebelah kiri mobil didekat pintu belakang. Tetapi Bapak dan Ibu itu melihat anaknya berjalan menjauhi mobil. Tak beberapa lama mobil itu melaju dengan kencang. Sang anak ditinggalkan begitu saja dan berteriak-teriak sambil menangis. Rencana indah liburan anak itu kandas seketika. Lalu siapakah yang ikut ke Bandung bersama Bapak dan Ibu saat itu????

Selesai…….

 Kalau mau COPAS ijin dulu oke :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar